Roda karet: biasanya mengacu pada roda karet alam (NR), dengan fokus pada peredaman guncangan, kesenyapan, dan daya cengkeram.
Roda kastor TPR: Ini adalah material sintetis buatan yang berfokus pada ketahanan aus, ramah lingkungan, dan keragaman warna.
Perbedaan-perbedaan tersebut adalah sebagai berikut:
1. Esensi Materi
1). Elastomer termoplastik adalah campuran plastik dan karet yang dapat dilelehkan dan dibentuk ulang.
2). Karet alam tervulkanisasi adalah bahan termoset yang tidak dapat didaur ulang atau dibentuk ulang.
2. Ramah Lingkungan
1). TPR: Sangat Baik
2). NR: Buruk
3. Ketahanan Aus
1). TPR: Baik
2). NR: Sedang
4. Elastisitas dan penyerapan guncangan
1). TPR: Baik
2). NR: Sangat Baik
5. Traksi
1). TPR: Baik
2). NR: Sangat Baik
6. Perlindungan lantai
1). TPR: Sangat Baik
2). NR: Sangat buruk
7. Ketahanan terhadap cuaca
1). TPR: Sedang
2). NR: Baik
8. Ketahanan terhadap bahan kimia
1). TPR: Tahan air, tahan asam/alkali, tetapi tidak tahan minyak.
2). NR: Sangat tidak toleran terhadap minyak, akan cepat membengkak dan rusak jika terkena minyak.
Roda kastor TPR ibarat anak muda modern yang serbaguna: ramah lingkungan, indah, tidak meninggalkan bekas, dan memiliki performa keseluruhan yang seimbang, menjadikannya pilihan yang andal dan menarik dalam sebagian besar situasi sehari-hari. Namun, ia tidak dapat mengalahkan karet alami dalam dua hal utama, yaitu elastisitas dan daya cengkeram.
Roda kastor karet (alami) bagaikan seorang ahli berpengalaman: mereka adalah andalan dalam hal peredaman guncangan, kesenyapan, dan daya cengkeram, dan hingga saat ini belum dapat digantikan sepenuhnya. Kekurangannya adalah tidak tahan minyak, meninggalkan bekas hitam, dan tidak tahan aus.
Waktu posting: 29 Agustus 2025